Contoh Artikel tentang Kesenian yang Bisa Dipahami Siswa
Topeng seringkali merepresentasikan karakter-karakter tertentu dalam cerita atau legenda yang diangkat dalam Tari Reog, seperti Singa Barong atau Klono Sewandono. Penggunaan topeng membantu penonton mengidentifikasi dan terhubung dengan karakter-karakter tersebut.
Berat topeng ini bisa mencapai 50–60 kg yang dimana topeng ini dikenakan dengan cara digigit oleh penarinya. Tidak semua penari bisa langsung mengenakan topeng ini begitu saja, karena dibutuhkan suatu keahlian dan latihan yang berat.
Selain itu latihan fisik, konon katanya dibutuhkan latihan spiritual berupa bertapa dan puasa untuk bisa mengenakan topeng Reog Ponorogo.
Topeng yang menjadi ikon dari tarian Reog ini terbuat dari kayu dadap, sementara rambut pada topeng terbuat dari ekor kuda.
Penggunaan topeng dalam Tari Reog Ponorogo juga menjadi lambang dari warisan budaya dan identitas lokal. Melalui pertunjukan ini, masyarakat Ponorogo memelihara dan melestarikan tradisi mereka, menjadikan topeng sebagai simbol kebanggaan dan keunikan budaya daerah.