Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Candai Panglima TNI dan Kapolri
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mertua Jenderal Andika, Hendropriyono Gagal jadi Panglima TNI

Kamis, 11 November 2021 - 06:11:00 WIB
Cerita Mertua Jenderal Andika, Hendropriyono Gagal jadi Panglima TNI
Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono. (Foto iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono pernah gagal menjadi Panglima ABRI yang kini disebut Panglima TNI. Ketika itu mertua Jenderal TNI Andika Perkasa ini akan menggantikan Jenderal Wiranto pada tahun 1998 lalu.

Pasalnya Wiranto saat itu dianggap tak mampu menangani para demonstran. Kerusuhan, penjarahan maupun bakar-bakaran banyak mengakibatkan korban jiwa serta kerugian materi. 

Penasihat Bidang Hankam Wakil Presiden, Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan mengatakan bahwa Wiranto tidak melakukan tindakan penanganan. 

"Jangankan tindakan represif, tindakan preventif pun juga tidak ada," kata Sintong dalam buku Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Komando yang ditulis Hendro Subroto dikutip, Rabu (10/11/2021).

BJ Habibie yang menjabat Wakil Presiden saat itu mondar-mandir ke ruang kerja Sintong untuk menanyakan keberadaan pimpinan ABRI yang bertanggungjawab keamanan. Pada waktu itu, Wiranto sedang berada di luar kota.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut