Cerita Kapten Muslihat Lawan Penjajah, Tak Mundur Meski Tertembak
JAKARTA, iNews.id - Cerita kepahlawanan dari Indonesia tidak ada habisanya. Salah satunya, Kapten Muslihat yang mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Kota Bogor.
Nama Kapten Muslihat dikenal di Kota Bogor karena dijadikan sebagai nama jalan. Jalan Kapten Muslihat terletak jauh dari Stasiun Bogor, dimana setiap hari ramai dilalui manusia dan kendaraan jalan utama penghubung Stasiun Bogor dengan Istana Bogor.
Jalan ini menyimpan sejarah panjang perjuangan rakyat Bogor melawan penjajah. Di antara pejuang-pejuang kemerdekaan Kota Bogor, salah satu Kapten Muslihat yang memiliki nama asli Tubagus Muslihat.
Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, tokoh pejuang Bogor berusaha membentuk pemerintahan baru agar segera lepas dari penjajahan Jepang.
Namun sebelum membentuk pemerintahan di Bogor, para pemuda dan pejuang di Kota Bogor harus merebut kekuasaan dari tangan Jepang. Aksi ini dimulai pada 19 Agustus 1945, ketika para pejuang yang dipimpin R Ijok Mohamad Sirodz meminta pemerintah militer Jepang menyerahkan gedung Bogor Shucokan (keresidenan) dan mengibarkan Merah Putih untuk menggantikan Bendera Jepang, Hinomaru.