Cerita Hasan Tata Abas, Pria Asli Pandeglang Jadi Asisten Imam Masjid Nabawi
Hasan telah mengabdi sejak 2004 setelah menyelesaikan pendidikannya di pondok pesantren di Padeglang, Banten.
"Awalnya karena ekonomi. Saat itu, baru punya anak satu, saya memutuskan untuk ikut beasiswa gratis di Universitas Islam Madinah (UIM). Dengan izin Allah saya bisa lulus," ujarnya.
Hasan melamar pekerjaan di Arab Saudi melalui sponsor bin Laden Group untuk ditempatkan di Masjid Nabawi. Setelah menjalani seleksi dan wawancara bersama peserta dari berbagai negara, Hasan terpilih sebagai asisten Imam Masjid Nabawi.
Ia merasa bangga dengan tugasnya karena dapat dekat dengan ulama besar dan melaksanakan salat di Masjid Nabawi yang memiliki pahala berlipat.
Selama menjadi asisten, Hasan sering bertemu dan melayani ulama besar, termasuk Imam Masjidil Haram. Ia juga mengalami kejadian-kejadian yang sulit diterima secara nalar, seperti saat menerima tamu yang berpakaian lusuh namun memiliki aroma harum.