Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber
3. CMS: Gaya ini biasanya digunakan pada bidang ilmu sejarah, humaniora, dll.
Daftar pustaka dapat ditulis dengan urutan sebagai berikut:
1. Nama penulis: Nama penulis dicantumkan paling awal, dimulai dari nama belakang, diikuti nama tengah (jika ada), dan nama depan.
2. Tahun terbit: Tahun terbit tulisan dicantumkan di urutan kedua.
3. Judul tulisan: Judul tulisan dicantumkan secara lengkap sesuai dengan yang tertera pada sumber.
4. Nama penerbit: Nama penerbit dicantumkan di urutan keempat.
5. Keterangan penerbitan: Keterangan penerbitan dicantumkan di urutan terakhir.
Di Indonesia, daftar pustaka umumnya disusun dengan menggunakan format APA. Pada tahun 2019, APA merilis edisi terbaru dari panduan penulisan daftar pustaka.
Salah satu perubahan dalam edisi ke-7 APA Style adalah penghilangan penulisan nama kota atau tempat penerbit dalam daftar pustaka.