Cara Membuat Puisi yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
Tahap ini merupakan tahap terakhir dari proses pembuatan puisi. Setelah puisi kita telah siap, maka langkah selanjutnya adalah mempublikasikan puisi kita kepada publik. Terdapat banyak cara untuk mempublikasikan puisi, yakni membacakannya di depan umum, membagikannya di media sosial, adapun dengan cara mengirimkannya kepada agensi media cetak.
Setelah belajar cara membuat puisi, pelajari contohnya di bawah ini:
Pulau kecil nan kaya penghasil minyak
Pemicu perang pasifik yang terlupakan
Terkubur rezim Amerikanisasi sejarah
Tak lebih penting dari kisah Hiroshima Nagasaki
Tak lebih heroik dari kisah MacArthur dan Iwo Jima
Tak lebih menyedihkan dari sejarah Pearl Harbor
Pulau kecil perebutan negeri adidaya
Terseret dalam kubangan drama pilu
Persaingan ekonomi pemicu nafsu ekspansi
Menerobos menguasai dari segala penjuru
Menguras serakah tanpa malu
Bomber berkelebat menyebar teror
Mengujani pulau itu dengan molotof
Dentuman meriam memecahkan hening
Pekik Banzai, nichisei hokoku membakar nafsu perang brigade
Pasukan kure mengoyak mandala perang pasifik Jeritan jiwa terhunus sangkur dan peluru panas menyayat hati
Tak ada sepi apalagi hening untuk berkabung Ratap tangis dipaksa pecah di dalam hati
Seketika pulau kecil itu jadi titik api samudera raya
Membara bagai neraka yang jatuh ke bumi
Pribumi kocar kacir hilang arah tak mampu bertaktik
Tiada berdaya dipaksa mengikhlaskan segala
Pulau kecil itu bernama Tarakan
la luluh lantak, kisahnya redup, hilang dalam ingatan
Hanya pribumi peduli padanya
Hanya jasad membusuk jadi saksi bisunya