Cahaya Hati Indonesia, Wamenhaj: Bencana Harus Jadi Refleksi Bangsa
“Dalam Islam, sikap gotong royong, persatuan itu bisa kita pupuk melalui sikap rahmah, kasih sayang, dan ini menghadirkan ukhuwah,” katanya.
Lebih lanjut, Dahnil mengingatkan bahwa situasi bencana bukan momentum untuk saling menyalahkan, melainkan saat yang tepat untuk menumbuhkan simpati dan empati.
“Hari-hari ini yang perlu kita lakukan bukan menyalahkan satu pihak kemudian membenarkan pihak lain. Menyalahkan pihak tertentu kemudian memenangkan pihak tertentu. Itu bukan momentumnya hari ini,” tuturnya.
Menurutnya, simpati dan empati harus diwujudkan dalam doa dan tindakan nyata untuk membantu sesama.
“Kemudian kita melakukan satu tindakan kecil yang mungkin bisa kita lakukan yaitu membantu. Bagi yang punya kelebihan harta, bantulah dengan hartanya,” ujarnya.