Buntut Kisruh Pencabutan Mualaf Richard Lee, MCI Ngaku Jadi Salah Sasaran Amarah Netizen
JAKARTA, iNews.id - Mualaf Center Indonesia (MCI) mengaku terkena dampak negatif akibat kegaduhan pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee. Meski tidak terlibat, MCI justru menjadi sasaran amarah netizen di media sosial.
Ini diungkapkan Ketua Umum MCI Fandy W Gunawan. Lembaganya menerima banyak pesan negatif hingga tuduhan memicu kegaduhan.
Fandy menilai publik salah mengira pelaku pencabutan sertifikat tersebut masih bagian dari pengurus MCI.
"Secara dampak di Mualaf Center Indonesia kita akhirnya dikaitkan dengan berita itu dan kita lihat di media massa banyak pro dan kontra. Kami merasa perlu memberikan klarifikasi bahwasanya tidak ada keterkaitan dari kejadian kemarin dengan MCI," ujar Fandy di kantornya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Richard Lee Disebut Tak Pernah Minta Sertifikat Mualaf, Reaksi Doktif Makin Panas
Dia tak menampik adanya stigma buruk yang mendadak muncul menyerang lembaganya melalui pesan singkat (DM) di akun resmi media sosial mereka.
"Mungkin ada stigma atau sentimen-sentimen negatif yang akhirnya mengarah kepada MCI, ya kita dapat DM dan lain sebagainya itu," katanya.
Dokter Richard Lee Siap Laporkan Doktif usai Sebar Isu Mualaf Cuma Gimmick!
Fandy bahkan menyebut ada komentar yang cukup ekstrem dari masyarakat yang tidak mengetahui duduk perkara sebenarnya.
"Ada beberapa yang langsung mengatakan bubarkan saja Mualaf Center Indonesia, terus juga mengatakan kami bikin kegaduhan, padahal hal-hal ini tidak dilaksanakan oleh tim MCI," ujar Fandy.
Dokter Richard Lee Dituding Masih ke Gereja usai Mualaf, Kuasa Hukum: Istrinya Agama Buddha!
"Insya Allah dari kami pun baru mengetahui masalah ini juga dari media massa dan tim kami di berbagai provinsi mention ke saya," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani