Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM
Advertisement . Scroll to see content

Bulog Kirim Pasokan Beras ke 7 Provinsi yang Sempat Dilaporkan Defisit

Senin, 18 Mei 2020 - 00:15:00 WIB
Bulog Kirim Pasokan Beras ke 7 Provinsi yang Sempat Dilaporkan Defisit
Bantuan sosial berupa beras (Foto iNews.id/Fachruddin).
Advertisement . Scroll to see content

Tri menjelaskan dalam waktu dua hari setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan ada tujuh provinsi yang mengalami defisit beras, Bulog segera melakukan distribusi agar defisit segera berkurang.

Dalam melakukan distribusi, Bulog memiliki gudang yang berada di Kanwil Jawa Timur dan Jawa Barat yang didukung tersedianya pelabuhan besar sehingga memudahkan dalam mengisi ketersediaan beras di daerah defisit.

"Mekanismenya, kami mempunyai minimum stok, ada sepertiga dalam gudang, sepertiga dalam perjalanan dan sepertiga dalam perjalanan di gudang pengirim, sehingga kami pastikan sebaran stok beras dalam kondisi aman," kata Tri.

Dengan musim panen padi yang masih berlangsung hingga Juni mendatang, Bulog pun terus melakukan optimalisasi penyerapan gabah produksi petani.

"Untuk penyerapan gabah dan beras, saat ini Bulog masih melakukan penyerapan kurang lebih hampir 15.000 ton per hari. Puncaknya di Juni kita berharap bisa menyerap sampai 20.000 ton per hari," kata Tri.

Tri menambahkan bahwa pada musim panen berikutnya di bulan Agustus dan September, Bulog juga terus melakukan penyerapan gabah petani. Hal itu bertujuan mempertahankan stok cadangan beras sekitar 1 juta-1,5 juta ton hingga akhir Desember 2020 seperti yang ditugaskan pemerintah.

Dalam perannya melakukan stabilisasi harga di tingkat konsumen, Bulog terus melakukan operasi pasar atau kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium. Hingga saat ini Bulog telah menggelontorkan hampir 600.000 ton beras untuk pelaksanaan operasi pasar.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut