BPJT Sebut Investor Asing Ogah Garap Proyek Jalan Tol di RI, Ini Alasannya
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah kini berupaya meningkatkan kualitas penyiapan proyek, terutama dalam penyusunan studi trafik dan kelayakan investasi.
BPJT bersama Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (DJPI) dan Kementerian PPN/Bappenas mendorong keterlibatan konsultan independen yang memiliki kredibilitas tinggi.
"Kemarin kita sudah diskusi juga dengan DJPI dan Bappenas dan lain-lain, kita akan minta bantuan untuk penyiapan readiness criteria itu, atau studi-studi investasi itu kalau bisa dilakukan oleh lembaga-lembaga yang kredibel," tuturnya.
Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan proyeksi yang lebih akurat dan transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan investor, termasuk dari luar negeri. Dengan studi yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, investor diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai potensi risiko dan tingkat pengembalian investasi.
"Sehingga investor itu bukan hanya Investor di nasional, tapi investor dari luar negeri, misalnya ruas ini dihitung oleh mereka Traffic-nya kira-kira seperti ini sehingga pengembaliannya bisa dengan tarif sekian, sekian tahun bisa balik," kata Wilan.