BPJS Ketenagakerjaan Gandeng UNEJ, Mahasiswa Magang dan KKN Kini Dilindungi JKK-JKM
JEMBER, iNews.id – Perguruan tinggi tidak lagi hanya berperan mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja melalui pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Komitmen itu diwujudkan BPJS Ketenagakerjaan bersama Universitas Negeri Jember (UNEJ) dengan membangun ekosistem kampus yang mengintegrasikan perlindungan, literasi, riset, inovasi, dan pengembangan kurikulum sebagai bagian dari penguatan Tridarma Perguruan Tinggi.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Rektor Universitas Negeri Jember Iwan Taruna, yang dilanjutkan dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai implementasi kolaborasi di berbagai bidang strategis. Penandatanganan berlangsung di Universitas Negeri Jember, Jumat (3/7).
Kolaborasi dengan Universitas Negeri Jember (UNEJ) menjadi pijakan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas kemitraan serupa dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Kampus diposisikan sebagai mitra strategis dalam memperkuat literasi jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga pemahaman mengenai pentingnya perlindungan pekerja dapat menjangkau lebih luas melalui peran dosen, mahasiswa, dan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi. Langkah ini diharapkan mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
Sebagai implementasi awal, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi mahasiswa yang mengikuti program magang maupun Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekaligus memperluas perlindungan bagi sivitas akademika. Kerja sama ini juga mencakup penguatan kepesertaan, pengembangan kurikulum jaminan sosial ketenagakerjaan, kolaborasi riset, serta pemanfaatan infrastruktur Artificial Intelligence (AI) Center untuk mendukung inovasi layanan dan transformasi digital.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi pekerja yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial sejak sebelum memasuki dunia kerja.