BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Kemenkes Sarankan Datangi Faskes Terdekat
"Kami lakukan aktivasi pada mereka yang kemudian memang harus memerlukan cuci darah tapi BPJS-nya dinonaktifkan, oleh Dinas Sosial boleh melakukan reaktivasi lagi,” kata Dante.
Ia juga menegaskan, saat ini pasien cuci darah yang terdampak sudah kembali mendapatkan layanan kesehatan dan dapat menjalani pengobatan dengan jaminan BPJS Kesehatan.
"Sudah, sudah aktif, sudah sudah mulai pengobatan lagi," tegas dia.
Lebih lanjut, Wamenkes menuturkan Kemenkes akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Sosial guna melakukan pemutakhiran data penerima PBI BPJS Kesehatan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Menurut Dante, pembenahan data penting dilakukan karena masih ditemukan masyarakat yang tidak seharusnya menerima PBI BPJS Kesehatan.
"Ini masalah data-data yang kami kompilasi, kami buat supaya lebih bagus karena kami juga tidak mengapresiasi ada beberapa yang harusnya itu tidak menerima PBI tapi menerima PBI. Nah itu makanya dilakukan pemutakhiran data oleh Kementerian Sosial. Ini diharapkan yang menerima PBI memang mereka yang yang harus, yang memang layak mendapatkan jaminan," ungkap Wamenkes Dante.
Kemenkes pun berharap masyarakat tidak panik apabila mendapati status BPJS Kesehatan mendadak nonaktif dan segera mendatangi faskes terdekat untuk proses aktivasi ulang.
Editor: Muhammad Sukardi