Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ajakan Naik Gunung Merapi, BTNGM Tegaskan Pendakian Belum Dibuka
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Pulihkan Jaringan Air Bersih di 7 Desa Magelang yang Terdampak Banjir Lahar Gunung Merapi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:50:00 WIB
BNPB Pulihkan Jaringan Air Bersih di 7 Desa Magelang yang Terdampak Banjir Lahar Gunung Merapi
BNPB memulihkan akses air bersih bagi sekitar 4.000 KK di tujuh desa Magelang, Jawa Tengah, yang terdampak banjir lahar hujan Gunung Merapi pada Maret 2026. (Foto: Dok. BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur, bencana tersebut juga mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta menghanyutkan sejumlah kendaraan milik penambang pasir di bantaran sungai. 

Merespons kondisi tersebut, BNPB bergerak cepat melakukan langkah pemulihan dengan berkolaborasi bersama Komisi VIII DPR dan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk membangun kembali jaringan air bersih yang lebih andal dan aman. 

Pemulihan ini menjadi prioritas karena akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi setelah bencana.

“Air bersih adalah sumber kehidupan. Alhamdulillah, melalui kolaborasi yang kuat, mulai hari ini kendala krisis air bersih bagi 4.000 KK di tujuh desa sudah dapat diatasi,” kata dia.

Untuk mendukung percepatan pemulihan tersebut, BNPB mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki jaringan air bersih sepanjang kurang lebih 33,3 kilometer yang melayani 4.010 KK di tujuh desa terdampak, yakni Desa Sumber, Krinjing, Paten, Sengi, Keningar, Sewukan, dan Wates di Kecamatan Dukun.

“Pembangunan jaringan pipanisasi dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui pemasangan pipa secara swadaya, sehingga distribusi air bersih dapat segera kembali normal dan dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut