BNPB: 3 Bencana Alam di 2018 Fenomena Langka
"Gempa memicu tsunami yang tiba sangat cepat hanya dalam waktu empat menit lalu terjadi likuifaksi yang merupakan peristiwa terbesar di dunia," ujar Sutopo.
Dampak Likuifaksi, 5.000 Orang Dilaporkan Hilang di Balaroa dan Petobo
Setelah itu gempa bumi beruntun di Lombok dan Sumbawa. Bencana tersebut menyebabkan 546 orang meninggal, 1.886 orang luka-luka dan kerugian ekonomi sekitar Rp17,13 triliun.
"Ketiga bencana ini aneh dan langka terjadi, sementara tsunami yang terjadi di Selat Sunda juga fenomena yang langka karena dipicu oleh longsoran bawah laut dan erupsi dari gunung Anak Krakatau," kata pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah ini.
Tsunami Terjang Pesisir Kota Palu, Warga Panik
Sutopo sebelumnya mengatakan tsunami Selat Sunda fenomena langka karena tidak dipicu gempa. Tsunami itu akibat longsoran seluas 64 hektare Gunung Anak Krakatau.
"Fenomena tsunami di Selat Sunda termasuk langka. Letusan Gunung Anak Krakatau juga tidak besar. Tremor menerus namun tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigakan. Tidak ada gempa yang memicu tsunami saat itu. Itulah sulitnya menentukan penyebab tsunami di awal kejadian,” ujarnya dalam akun Twitter, Minggu (23/12/2018).