BMKG Ungkap Bukti Nyata Perubahan Iklim, Curah Hujan di RI Meningkat
Ardhasena menjelaskan, ke depan kondisi iklim Indonesia cukup mengkhawatirkan jika tidak dilakukan langkah mitigasi secara kolektif. Analisis BMKG mencatat, di masa mendatang peningkatan suhu masih akan terus terjadi, di mana seluruh wilayah Indonesia diproyeksikan mengalami kenaikan suhu hingga 1,6 derajat celsius pada periode 2021-2050.
Tidak hanya itu, perubahan iklim juga akan mendorong perubahan pola hujan yakni wilayah utara Indonesia diproyeksikan menjadi lebih basah (hingga 8 persen), sementara wilayah selatan menjadi lebih kering (hingga -9 persen). Dampaknya, curah hujan yang sebelumnya memiliki periode ulang 100 tahun akan terjadi jauh lebih sering di masa depan.
BMKG Ingatkan Ancaman Krisis Pangan di 2050, Dampak Perubahan Iklim
“Sebagai contoh, hujan intensitas 250 mm yang tadinya berulang 100 tahun sekali, diprediksi akan muncul setiap kurang dari 20 tahun,” tuturnya.
Selain itu, dampak lain perubahan iklim yang tak kalah kritis adalah mencairnya tutupan es di Puncak Jaya, Papua, yang telah berkurang sekitar 98 persen sejak tahun 1988 dan diperkirakan akan habis sepenuhnya pada akhir 2025 atau awal 2027.
Selain itu, kenaikan permukaan laut di Indonesia mencapai laju 4,36 mm/tahun, yang mengancam wilayah pesisir dengan banjir rob dan abrasi.
BMKG mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan adaptasi terhadap variabilitas iklim guna menjaga keberlanjutan ekonomi dan kelestarian lingkungan di tengah tantangan pemanasan global yang terus berlanjut.
Editor: Aditya Pratama