Teuku menjelaskan, data suhu muka laut di Samudera Pasifik pada bulan Mei 2026 menunjukkan bahwa nilai anomali bulanan pada Mei 2026 adalah sebesar +1,0. Sedangkan di Samudera Hindia, pemantauan suhu muka laut menunjukkan indeks IOD sebesar –0,56.
Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya
Menurutnya, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur telah melewati batasan Netral selama 5 dasarian.
"BMKG memprediksi bahwa fenomena El Nino akan segera aktif dan terus bertahan hingga awal tahun 2027, dengan peluang intensitas El Nino mencapai kategori moderat sebesar 98% dan kategori kuat sebesar 62%," ujar Teuku.
Siap-Siap! Puncak Kemarau RI Diprediksi Terjadi Agustus, Durasi Lebih Panjang
Sementara itu, di Samudera Hindia, terdapat kemungkinan terjadinya IOD Positif pada periode bulan Juli hingga November 2026.
"Fenomena El Nino diketahui menyebabkan penyimpangan iklim di berbagai belahan dunia, tidak hanya di Indonesia, dengan pola dan periode dampak yang berbeda-beda," ujarnya.
Editor: Puti Aini Yasmin