Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut El Nino Berdampak Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: 63 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli

Jumat, 28 Juli 2023 - 07:05:00 WIB
BMKG: 63 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli
BMKG menyebut sejumlah wilayah memasuki musim kemarau. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 63 persen wilayah Indonesia masuk musim kemarau hingga akhir Juli 2023. Hal itu berdasarkan zona musim (ZOM) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 63 persen wilayah Indonesia masuk musim kemarau,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (28/7/2023).

BMKG mengatakan wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian besar Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian besar Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, sebagian besar Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung bagian selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta.

Kemudian sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo. Lalu Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, Sebagian Papua Barat dan Papua bagian selatan.

Sementara itu, BMKG melaporkan curah hujan pada Dasarian II Juli 2023 umumnya berada di kriteria rendah (0 – 50 mm/dasarian), tepatnya di wilayah Indonesia bagian selatan, seperti di Sumatera Selatan, Lampung, pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, bagian barat Sulawesi Selatan, Papua bagian Timur dan Selatan di sekitar Merauke.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut