Biografi WS Rendra, si Burung Merak yang Mendunia
Dia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Sastra, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Namun Rendra tidak menyelesaikan kuliahnya di UGM. Setelah itu pada 1954 dia mempelajari drama dan tari di Amerika Serikat serta mendapat beasiswa dari American Academy of Dramatical Art (AADA).
Rendra juga pernah diundang Universitas Harvard untuk mengikuti seminar tentang kesusastraan.
Biografi Raden Dewi Sartika, Pelopor Perjuangan Pendidikan Perempuan
Tidak hanya bisa menulis, Rendra juga menguasai panggung dengan mementaskan beberapa drama dan membaca puisi. Pada 1952, Rendra petama kali memublikasikan puisi di media massa melalui majalah Siasat. Puisi-puisinya menghiasi berbagai majalah pada saat itu, seperti Kisah, Seni, Basis, Konfrontasi, dan Siasat Baru.
Drama pertamanya berjudul 'Kaki Palsu' dipentaskan saat dia masih duduk di bangku SMP.
'Orang-Orang di Tikungan Jalan' merupakan drama pertamanya saat SMA yang mendapat penghargaan dan hadiah dari Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DIY.
Prof A Teeuw, dalam bukunya 'Sastra Indonesia Modern II' (1989) berpendapat, dalam sejarah kesusastraan Indonesia modern Rendra tidak termasuk dalam salah satu angkatan seperti Angkatan 45, Angkatan 60-an, maupun Angkatan 70-an. Alasannya Rendra memiliki kepribadian dan kebebasan tersendiri.
Balada Orang-Orang Tercinta (1957)