Biografi Achmad Soebardjo, Menteri Luar Negeri Pertama dan Perumus Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo meninggal dunia dalam usia 82 tahun, tepatnya pada 15 Desember 1978 karena flu yang kemudian menimbulkan komplikasi. Beliau kemudian dimakamkan di Cipayung, Bogor.
Achmad Soebardjo memiliki peran yang sangat penting membawa Soekarno dan Moh Hatta dari Rengasdengklok ke kediaman Laksamana Maeda jelang proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Achmad Soebardjo menjadi penengah antara antara golongan muda yang mendesak agar proklamasi digelar secepat-cepatnya dan golongan tua yang menentang tindakan tersebut.
Ia pun turut dalam penyusunan teks proklamasi bersama dengan Soekarno dan Moh Hatta yang dilakukan di ruang makan rumah Laksamana Maeda. Hingga akhirnya, pada 17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diumumkan oleh Soekarno dan Hatta.
Pada 18 Agustus 1945, Soebardjo dilantik menjadi Menteri Luar Negeri RI pertama untuk mengisi Kabinet Presidensial yang dipimpin oleh Soekarno sebagai presiden dan Mohammad Hatta selaku wakil presiden.
Namun jabatan sebagai Menteri Luar Negeri RI hanya berlangsung hingga 14 November 1945. Tugasnya kemudian dilanjutkan oleh Soetan Sjahrir, yang merupakan Perdana Menteri pertama RI.
Soebardjo kembali menjabat menjadi Menteri Luar Negeri RI pada periode 1951–1952. Kemudian antara tahun 1957–1961, Soebardjo menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Swiss.
Editor: Komaruddin Bagja