Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Usulan Denda Urus e-KTP Hilang, Wamendagri: Maksudnya Biaya Cetak Baru
Advertisement . Scroll to see content

Bima Arya: Apeksi Minta Dana Kelurahan Dialokasikan Kembali untuk Terdampak Covid-19

Minggu, 07 Maret 2021 - 09:36:00 WIB
Bima Arya: Apeksi Minta Dana Kelurahan Dialokasikan Kembali untuk Terdampak Covid-19
Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar rapat dewan pengurus di Kota Bogor. (Foto: Putra Ramadhani).
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar rapat dewan pengurus di Kota Bogor. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah poin rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Dewan Pengurus Apeksi yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pertemuan itu merupakan rapat pertama kepengurusan Apeksi periode 2021-2024 yang belum lama ini dikukuhkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Salah satu rekomendasi yang ditekankan Apeksi terkait dana kelurahan

Dana kelurahan dinilai penting untuk pemulihan perekonomian warga yang terdampak wabah virus corona (Covid-19). "Cukup banyak rekomendasinya, tapi kami sampaikan beberapa hal saja. Apeksi meminta agar pemerintah pusat kembali mengalokasikan dana kelurahan. Di Kabupaten ada dana desa, kami sempat menikmati dana kelurahan itu selama dua tahun tapi kemudian dihentikan. Padahal hari ini dana kelurahan diperlukan untuk economic recovery untuk berjuang mengatasi pandemi," kata Bima di Bogor, Minggu (7/3/2021).

Sementara terkait Pilkada serentak, kata dia Apeksi meminta pemerintah mengantisipasi persoalan yang tercipta hingga edukasi dan sosialisasi yang perlu dilakukan secara masif agar publik mengetahui tujuan dilakukannya Pilkada serentak. Selain itu diperlukan solusi bagi persoalan tentang sumber daya pelaksana pilkada serentak.

"Tahapan-tahapannya pun sebaiknya dihitung cermat supaya tidak beraturan dan tidak ada kekosongan pemerintahan yang mengganggu dampak. Kami juga sepakat agar edukasi dan sosialisasi tentang Pilkada serentak, supaya publik memahami mengapa perlu diselenggarakan Pilkada serentak. Jadi ada konstruksi berpikir yang sudah ada, perlu disosialisasikan kepada warga," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut