Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027
Advertisement . Scroll to see content

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:03:00 WIB
BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026
Grafis QRIS segera bisa dipakai di India hingga Hong Kong. (Tim infografis iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Bank Indonesia (BI) berencana memperluas jangkauan kerja sama sistem pembayaran digital QRIS ke India, Timor Leste dan Hong Kong pada tahun 2026. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari akselerasi perluasan interkoneksi transaksi lintas batas negara (cross-border).

“Ke depan kami akan memperluas QRIS cross border. Pada 2026 ditargetkan dengan India, Hong Kong, dan juga Timor Leste,” ujar Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta dalam taklimat media hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Mei 2026, Rabu (20/5/2026).

Otoritas moneter menilai pembentukan interkoneksi QRIS antarnegara ini memiliki fungsi vital untuk mempermudah lalu lintas transaksi para wisatawan mancanegara, memperlancar rantai pasok perdagangan bilateral, hingga membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha di kawasan regional.

Keandalan sistem pembayaran digital nirsentuh ini juga diposisikan sebagai jangkar penopang stabilitas ekonomi nasional dari rembesan risiko perang di Timur Tengah.

Dalam pengumuman hasil RDG Mei 2026, BI menggarisbawahi bahwa arah kebijakan sistem pembayaran akan tetap didesain untuk menyokong pertumbuhan ekonomi (pro-growth).

Strategi pelonggaran di sektor digital ini berjalan beriringan di tengah langkah ketat bank sentral yang baru saja mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) menjadi 5,25 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menambahkan bahwa realisasi perluasan jaringan QRIS dengan menggandeng kekuatan ekonomi besar seperti China merupakan salah satu tonggak pencapaian penting dalam memperkuat arsitektur sistem pembayaran di kawasan Asia.

"Pelaksanaan QRIS Antarnegara Indonesia-Tiongkok dilakukan sebagai upaya perluasan konektivitas pembayaran digital lintas negara,” jelas Perry.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut