Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Sekuritas dan KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal, Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan
Advertisement . Scroll to see content

Besok, Webinar Partai Perindo Bahas Wacana Penghapusan Jalur Mandiri Gegara Jadi Ladang Korupsi Masuk PTN

Kamis, 01 September 2022 - 19:13:00 WIB
Besok, Webinar Partai Perindo Bahas Wacana Penghapusan Jalur Mandiri Gegara Jadi Ladang Korupsi Masuk PTN
Partai Perindo menggelar webinar bertajuk "Gagasan Penghapusan Penerimaan Mahasiswa dari Jalur Mandiri" pada Jumat 2 September 2022.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dunia pendidikan yang semula tenang, tiba-tiba riuh menyusul penangkapan Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Karomani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini.  

Dasar penangkapan karena sang rektor terlibat korupsi jual beli penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Buntut dari kasus ini, Kemendikbud-Ristek berang dan mulai membahas usulan-usulan mengenai penghapusan jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru di PTN. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki dunia perguruan tinggi yang dikotori praktik jual beli penerimaan mahasiswa baru.

Nah, untuk membahas polemik ini lebih dalam, Partai Perindo yang dikenal sebagai partai modern dan inklusif mencoba mengangkat isu tersebut dengan menggelar webinar bertajuk "Gagasan Penghapusan Penerimaan Mahasiswa dari Jalur Mandiri" pada Jumat 2 September 2022 pukul 14.00 – 15.00 WIB.

Dalam webinar kali ini, Partai Perindo akan menghadirkan tiga narasumber antara lain; Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) sekaligus Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia Prof. DR. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum; Peneliti Kebijakan Publik dan Pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefijanto, Ed.D; serta Ketua Bidang Keanggotaan DPP Partai Perindo/Jurnalis Senior Sururi Alfaruq.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut