BEM SI Kritik Keras Jokowi: Layak Dinobatkan Perusak Demokrasi
Adapun pernyataan sikap BEM SI sebagai berikut:
STH Indonesia Jentera Kritik Presiden Jokowi, Sebut Demokrasi Indonesia sedang di Titik Nadir
1. Mengucapkan kalimat minta maaf kepada masyarakat Indonesia secara terbuka bahwa Dia telah merusak demokrasi.
2. Melakukan cuti dari jabatannya agar tidak ada konflik kepentingan.
Pakar Hukum Nilai Gelombang Protes Akademisi Bisa Picu Krisis Legitimasi Pemerintahan Jokowi
3. Meminta menteri-menterinya yang terlibat dalam kampanye yang menguntungkan pasangan calon agar segera berhenti.
4. Meminta agar para kepala daerah (menteri, gubernur, bupati, wali Kota), DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan kepala desa agar tetap menjunjung etika demokrasi dan etika kepantasan dalam tingkah lakunya.
Media Asing Lagi-Lagi Soroti Isu Dugaan Campur Tangan Jokowi di Pilpres 2024
Editor: Rizky Agustian