Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sambut Ramadhan, Program Peduli Masjid KEK MNC Lido City Berlanjut di Masjid Al Hidayah Bogor
Advertisement . Scroll to see content

Bau Mulut Ketika Puasa? Ini Tipsnya dari Dokter Gigi UGM

Jumat, 22 April 2022 - 11:54:00 WIB
Bau Mulut Ketika Puasa? Ini Tipsnya dari Dokter Gigi UGM
Ilustrasi Bau Mulut Puasa
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bau mulut biasa terjadi pada orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Namun tak perlu khawatir karena masalah ini bisa diatasi dengan beberapa cara.

Menurut dokter gigi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) drg Suryono, bau mulut ketika berpuasa wajar terjadi. Hal ini karena berkurangnya produksi saliva atau air liur di dalam mulut karena tidak ada aktivitas otot untuk mengunyah.

"Ini berpengaruh pada produksi sekresi air ludah menjadi turun. Selain itu, saat puasa kan tidak makan menjadikan pergerakan otot menurun berakibat pada pembersihan alami sisa-sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut menurun," ucap dia dikutip dari laman UGM, Jumat (22/4/2022).

Lebih lanjut, tak hanya karena aktivitas mulut menurun karena ada penyebab lain bau mulut, seperti kondisi kebersihan mulut. Misalnya, terdapat banyak plak atau karang gigi di dalam mulut.

"Bau mulut juga mengindikasikan adanya permasalahan kesehatan mulut, gigi dan gusi. Gigi tidak sehat berlubang, maupun mulut kering," terang Dekan FKG UGM ini.

Selain itu, konsumsi makanan yang memiliki bau tajam, seperti bawang, pete dan jengkol juga memengaruhi bau mulut. Kemudian, merokok juga bisa menyebabkan bau tak sedap pada mulut akibat kandungan tembakau di dalamnya.

Lalu, kata drg Suryono, bau mulut juga bisa diperparah karena adanya manifestasi penyakit sistemik, seperti asam lambung, ginjal dan diabetes. Untuk itu ia memberikan beberapa solusi untuk mengatasinya.

Pertama dengan rutin menggosok gigi. Pastikan untuk menggosok gigi dengan teknik yang benar untuk mencegah sisa-sisa makanan nyangkut dan terakumulasi menjadi plak atau karang gigi.

Tak hanya itu, bersihkan juga lidah karena bisa menjadi tempat menempelnya sisa-sisa makanan. Serta, hindari konsumsi makanan berbau menyengat dan kurangi merokok.

"Konsumsi makanan berserat. Lalu, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi ke puskesmas/klinik/dokter gigi secara rutin," kata dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut