Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut di Palmerah, Pemotor Tewas usai Jatuh dan Ditabrak Motor Lain
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Buka Suara soal Lencana Polisi di Mobil Kurir Berisi Ratusan Ribu Ekstasi 

Selasa, 25 November 2025 - 21:40:00 WIB
Bareskrim Buka Suara soal Lencana Polisi di Mobil Kurir Berisi Ratusan Ribu Ekstasi 
Lencana polisi yang ditemukan dalam mobil kurir ekstasi yang kecelakaan di Tol Palembang. (Foto: iNews.id/Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri angkat suara terkait penemuan lencana polisi yang ditemukan dalam mobil pengangkut ratusan ribu ekstasi yang kecelakaan di Tol Lampung. Menurutnya, lencana tersebut adalah barang palsu.

Wadir Tipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Sunario mengungkapkan bahwa mobil tersebut dibeli oleh tersangka kurir pil ekstasi Muhamad Rafi pada enam bulan lalu.

"Untuk lencana, ada di dalam mobil yang mana mobil ini dibeli enam bulan lalu, oleh MR," kata Sunario dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).

Sunario juga menyebut, pihaknya telah meneliti lencana itu dengan seksama. Hasilnya sangat berbeda jauh dengan yang dimiliki oleh personel polisi dan tak terdaftar.

"Lencana polisi punya ciri-ciri khusus ada nomor seri teregister. Teregister dan tahu siapa pemilik. Yang ditemukan tidak ada. Bentuk ukuran beda. Dia juga nggak tahu lencana di dalam mobil juga tidak tahu," ujar Sunario. 

Sebelumnya, Bareskrim menangkap kurir ekstasi yang membawa 207.529 butir dalam mobil yang kecelakaan di Tol Lampung. Tersangka itu adalah Muhamad Rafi dan ditangkap di kawasan Sangereng, Ranca Buaya, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Satu tas berada di dalam mobil, satu di badan jalan, dan empat lainnya di luar jalur tol. Tas-tas tersebut diduga sengaja dibuang pengemudi saat melarikan diri.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut