Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Naik gegara Plastik Mahal
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah

Kamis, 23 April 2026 - 06:05:00 WIB
Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah
Harga minyak goreng di sejumlah daerah melonjak di tengah pasokan CPO atau kelapa sawit yang melimpah hingga 5,7 juta ton. (Foto: Dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak goreng melonjak di sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Kondisi ini dinilai sebagai anomali, mengingat saat ini pasokan crude palm oil (CPO) atau kelapa sawit yang melimpah hingga 5,7 juta ton.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menilai, kondisi ini sebagai anomali yang tidak dapat dibenarkan. Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy menegaskan, kenaikan harga tidak berkaitan dengan pasokan maupun faktor global.

Sebagai contoh, harga minyak goreng rakyat merek Minyakita menyentuh Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter 
 
"Produksi cukup, bahan baku aman. Jadi kalau harga naik, itu bukan soal pasokan, tapi soal distribusi yang tidak dikendalikan. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Sarwo dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Sarwo menegaskan, produsen minyak goreng tidak boleh lepas tangan terhadap distribusi produk hingga ke konsumen. Menurutnya, tanggung jawab penuh berada di tangan produsen, termasuk dalam mengawasi distributor agar tidak memainkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

“Produsen tidak boleh cuci tangan. Ini produk mereka, mereka yang harus bertanggung jawab penuh sampai ke tangan konsumen. Kalau ada distributor yang bermain harga, tindak. Cabut. Jangan diberi ruang,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut