Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bapanas Ungkap Penyaluran 1,5 Juta Ton Beras SPHP Dimulai Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Siapkan Strategi Jaga Stok dan Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:01:00 WIB
Bapanas Siapkan Strategi Jaga Stok dan Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan
Kepala Bapanas, Amran Sulaiman menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stok dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan 2026. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

"Tidak ada boleh pengusaha seluruh Indonesia menjual di atas HET. Kalau ada menjual di atas HET, Satgas Pangan Polri akan bekerja, bila perlu menindaknya. Tidak ada lagi kesempatan, karena sudah lama kita imbau-imbau. (Jadi) tidak boleh menjual di atas HET," tuturnya.

Selain pengawasan harga, Amran menyatakan bahwa pihaknya juga akan menggencarkan program intervensi pasar seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di tingkat konsumen. Program ini bertujuan menekan inflasi yang kerap meningkat pada awal Ramadan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi umum bulanan pada awal Ramadan 2025 mencapai 1,65 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, inflasi pangan (volatile food) selama Ramadan dan Idulfitri dalam lima tahun terakhir masih berada di bawah batas kewajaran, yakni di bawah 3 persen secara bulanan.

Pada Ramadan 2022, inflasi pangan tercatat 2,30 persen dan kembali mengalami inflasi 0,94 persen pada Mei 2022. Sementara pada 2023, inflasi pangan selama Ramadan dan Idulfitri relatif rendah di angka 0,29 persen.

Pola berbeda terjadi pada 2024, ketika inflasi pangan saat Ramadan mencapai 2,16 persen, namun berbalik menjadi deflasi 0,31 persen pada April 2024. Pada Ramadan 2025, inflasi pangan tercatat 1,96 persen dan kembali deflasi tipis 0,04 persen pada bulan berikutnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut