Bandara Husein Sastranegara Dibuka lagi September 2026, Kemenhub Tetap Optimalkan Kertajati
"Di sana tidak hanya penerbangan, tapi juga kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan, seperti maintenance dan sebagainya itu kita dorong supaya bisa memanfaatkan Bandara Kertajati," kata Dudy.
Selain pengembangan MRO, Dudy menyebut Kementerian Pertahanan sedang menjajaki rencana menjadikan Bandara Kertajati sebagai lokasi fasilitas perawatan pesawat angkut Hercules.
Menurutnya, pembahasan itu dilakukan bersama pihak pabrikan pesawat asal Amerika Serikat. Jika terealisasi, proyek tersebut diyakini akan semakin mengoptimalkan fungsi Kertajati sekaligus memperkuat industri pemeliharaan pesawat di Indonesia.
"Kemudian dari Kementerian Pertahanan memang ada pembicaraan dengan pihak pabrikan Amerika untuk perawatan pesawat Hercules. Kita terbuka apa saja yang berkaitan dengan optimalisasi Bandara Kertajati," ujarnya.
Di sisi lain, Bandara Husein Sastranegara dipastikan kembali melayani penerbangan komersial mulai 17 September 2026 setelah hampir tiga tahun seluruh penerbangan berjadwal dipindahkan ke Bandara Kertajati.
Menjelang pembukaan kembali, pemerintah bersama pengelola bandara akan memastikan seluruh sarana dan prasarana, termasuk terminal penumpang, siap mendukung operasional pesawat jet serta peningkatan jumlah pengguna jasa.
Editor: Reza Fajri