Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Bandara Husein Sastranegara di Bandung bakal Dibuka lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:18:00 WIB
Bandara Husein Sastranegara di Bandung bakal Dibuka lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Bandara Husein Sastranegara, Bandung (dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Bandara Husein Sastranegara di Bandung akan kembali melayani penerbangan komersial mulai 17 September 2026. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, tetap akan dioptimalkan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pembukaan kembali Bandara Husein tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam mengembangkan Kertajati sebagai salah satu simpul penting penerbangan nasional.

"Kita fokusnya supaya bandara itu bisa beroperasi secara optimal," ujar Dudy dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/6/2026).

Menurut Dudy, optimalisasi Kertajati tidak hanya mengandalkan layanan penerbangan penumpang, tetapi juga diarahkan menjadi pusat berbagai kegiatan industri penerbangan. Salah satu yang didorong adalah pengembangan fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) atau perawatan pesawat.

Dia mengatakan, saat ini sudah terdapat aktivitas perawatan pesawat di Kertajati yang dilakukan oleh GMF AeroAsia. Pemerintah pun membuka peluang bagi pengembangan aktivitas aviasi lainnya agar pemanfaatan bandara semakin maksimal.

"Di sana tidak hanya penerbangan, tapi juga kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan, seperti maintenance dan sebagainya itu kita dorong supaya bisa memanfaatkan Bandara Kertajati," kata Dudy.

Selain itu, Menhub mengungkapkan Kementerian Pertahanan tengah membahas kemungkinan menjadikan Bandara Kertajati sebagai lokasi fasilitas perawatan pesawat angkut Hercules.

Menurut Dudy, pembicaraan tersebut melibatkan pihak pabrikan pesawat dari Amerika Serikat. Apabila terealisasi, fasilitas tersebut dapat memperkuat pemanfaatan Bandara Kertajati sekaligus mendukung industri pemeliharaan pesawat di dalam negeri.

"Kemudian dari Kementerian Pertahanan memang ada pembicaraan dengan pihak pabrikan Amerika untuk perawatan pesawat Hercules. Kita terbuka apa saja yang berkaitan dengan optimalisasi Bandara Kertajati," ujarnya.

Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara dijadwalkan kembali melayani penerbangan komersial mulai 17 September 2026 setelah hampir tiga tahun seluruh penerbangan berjadwal dialihkan ke Kertajati.

Sebelum kembali beroperasi, pemerintah bersama operator bandara akan memastikan seluruh fasilitas, termasuk terminal penumpang, siap melayani peningkatan jumlah penumpang dan operasional pesawat jet.

Meski Husein kembali dibuka, Kemenhub menegaskan Bandara Kertajati tetap akan melayani penerbangan domestik maupun internasional, sembari dikembangkan menjadi pusat aktivitas pendukung industri penerbangan agar pemanfaatannya semakin optimal.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut