Bahlil Soroti Biaya Tinggi Pilkada 2024: Kalau Dipertahankan, Mau Jadi Apa Demokrasi Ini?
Dia menyayangkan sikap-sikap tak legowo dari pihak-pihak yang kalah, padahal menurutnya seluruh warga negara merupakan anak bangsa. Dia lantas menyinggung semua partai yang memegang kekuasaan mengetahui persis ilmu-ilmu perpolitikan.
"Golkar berpandangan tidak untuk kita saling menyalahkan antara satu dengan yang lain. Kalau itu salah, salah kita semua dan kalau itu benar adalah benar kita semua," ucapnya.
"Hampir sebagian partai politik besar pernah mengalami kekuasaan, terutama Golkar. Partai yang lain juga pernah mengalami kekuasaan dan ilmunya ini sebenarnya sama-sama tahu, ini sama-sama tahu, cuma ada yang pergi ada yang baru," sambungnya.
Melihat hal ini, Bahlil menyinggung semangat reformasi yang telah diperjuangkan pada masa Orde Baru. Dia meminta masyarakat mempertanyakan apakah sistem politik yang ada benar-benar apa yang diharapkan saat reformasi silam.
"Dalam pandangan saya sebagai mantan aktivis yang ikut mempolopori reformasi. Pertanyaan yang muncul yang menggelitik di hati saya. Apakah demokrasi seperti ini yang kita inginkan? Saya mau tanya apa apakah demokrasi seperti ini yang kita inginkan? Kalau ini yang kita pertahankan, mau jadi apa demokrasi ini?" tanya dia.