Bahlil Sebut Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot, Ada Apa?
"Total produksi kita hanya 1,6 juta, jadi kita harus mencari pasar baru dan termasuk di Rusia. Lotte (Lotte Chemical Indonesia/LCI) itu butuh itu kurang lebih sekitar 1,5 juta ton per tahun," tuturnya.
Bahlil Jamin Harga BBM Stabil hingga Akhir Tahun: Tak Perlu Risau
Namun demikian, Bahlil memastikan ketersediaan cadangan LPG nasional masih fase aman karena lebih dari 10 hari. Dia berharap, kesepakatan pembelian LPG dengan Rusia terjadi dalam waktu dekat untuk menguatkan cadangan energi dalam negeri.
"Semua pemangku kepentingan selalu melakukan konsolidasi untuk mencari alternatif-alternatif terbaik. Sekarang posisi LPG kita di atas standar minimum nasional. Jadi insyaallah clear," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan LPG dalam negeri, Bahlil mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang siap menjual gasnya di dalam negeri sebelum menjual ke luar negeri. Langkah turut memperkuat cadangan LPG dalam negeri ditengah pasokan yang tersendat dan peningkatan kebutuhan.
Dia mengapresiasi kepada seluruh KKKS yang mana kuota ekspor 30 persen yang sebelumnya diberikan pemerintah, dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dahulu. Sehingga cadangan energi nasional dipastikan dalam posisi aman untuk saat ini.
"Mulai 2 hari kemarin, LPG kita cadangannya sudah diatas 10 hari, sudah mendekati normal. Jadi tidak perlu keraguan lagi," ujar Bahlil.
Editor: Aditya Pratama