Bagaimana Cara Mengenal Allah Melalui Alam Semesta? Ini Dalilnya
- Wujud (ada)
- Qadim (keberadaan atau wujud Allah SWT adalah tanpa awal)
- Baqa (tanpa akhir)
- Qiyamuhu binafsihi (berdiri sendiri)
- Mukhalafatuhu lil hawaditsi (berbeda dari segala sesuatu yang ada)
- Al Muhith (sifat kesempurnaan)
- Bashar (Maha Melihat)
- Sama’ (Maha Mendengar)
- Kalam (Maha Bersabda)
- Qudrat (Maha Kuasa)
- ‘Ilmu (Maha Mengetahui)
Adapun sifat-sifat yang lainnya yaitu:
- As-Salam (Maha Menyelamatkan)
- Al-Mu’min (Maha Pemelihara Keamanan)
- Al-Muhaimin (Maha Penjaga)
- Al-Fattah (Maha Membukakan)
- Al-Ghaffar (Maha Pengampun)
- Al-Wahhab (Maha Pemberi)
- Al-’Alim (Maha Mengetahui)
- Al-Raafi’ (Maha Mengangkat)
Bagaimana cara mengenal allah melalui alam semesta? Selain dengan sifat-sifat-Nya kita juga dapat mengenal dengan Dalil Naqli Iman kepada Allah SWT. Dalil Naqlinya, yaitu Allah SWT sendiri mengabarkan wujud-Nya, tentang pemeliharaan-Nya terhadap seluruh makhluk, tentang nama-nama dan sifat-sifat-Nya, hal itu seperti tertulis dalam Alquran
“Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ʻArasy. Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya. Ingatlah! Hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha berlimpah anugerah Allah, Tuhan semesta alam.”
“Maka, ketika dia (Musa) mendatangi (api) itu, dia dipanggil dari pinggir lembah di sebelah kanan (Musa) dari (arah) pohon di sebidang tanah yang diberkahi. “Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Tuhan semesta alam.”