Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lingkar Gentong Macet Parah, Banyak Kendaraan Mogok hingga Tak Kuat Nanjak
Advertisement . Scroll to see content

Arus Balik Padati Lingkar Gentong, Kemacetan Mengular hingga 22 Km

Senin, 23 Maret 2026 - 15:59:00 WIB
Arus Balik Padati Lingkar Gentong, Kemacetan Mengular hingga 22 Km
Kemacetan panjang di Lingkar Gentong hingga 22 km pada Senin (23/3/2026). (Foto: iNews.id/Rohman)
Advertisement . Scroll to see content

Jajaran Polres Tasikmalaya Kota lantas mengurai kemacetan dengan membuat pagar betis di jalur yang hendak memasuki perbatasan Kabupaten Tasikmalaya. Mulanya polisi menyisir jalanan dari Letter U Lingkar Gentong, sebelum akhirnya menjejerkan kendaraan di depan bus, dan menyetop laju kendaraan.

"Kami sampaikan dari Polres Tasikmalaya Kota sedang melakukan pagar betis anggota dari mulai Letter U Gentong sampai dengan lintas batas Garut. Kami melakukan upaya pengurasan-pengurasan kendaraan yang dari arah Tasik mengarah ke Garut, Bandung, dan seterusnya," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan saat ditemui di lokasi pagar betis kepolisian, Senin (23/3/2026). 

Pagar betis kendaraan polisi ini tampak memberi ruang bagi kendaraan yang hendak keluar Tasikmalaya. Sedang dari sisi jalan yang diblokade, hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan melaju ke arah Lingkar Gentong. 

Berjalan sekira 20 menit, pagar betis kendaraan polisi yang menyetop laju kendaraan dari arah Garut mulai terlihat hasilnya. Kendaraan dari arah Tasik yang semulanya diam di tempat, mulai perlahan melaju keluar perbatasan. 

Akan tetapi, kepadatan di luar gerbang perbatasan Tasik-Garut, masih tampak panjang mengular. Kendaraan lebih banyak diam di tempat, alih-alih maju ke depan. Selain karena kemacetan sampai arah Pasar Lewo, Garut, pihak Polres Garut yang belum memberlakukan rekayasa lalin berupa one way, menambah dinamika kepadatan lalu lintas.

"Kami sampaikan kepada para pengguna jalan, tentunya silakan tetap jaga jarak aman kendaraan, jangan khawatir. Kami ada berada di jalanan untuk mengurai kendaraan-kendaraan menormalisasikan yang dari arah Bandung ke Tasik maupun sebaliknya dari Tasik mengarah ke Bandung," urai Riki.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut