Arus Balik Lebaran, Pemudik Pejalan Kaki Padati Area Pelabuhan Bakauheni
Ia mengaku sengaja memilih pulang di masa puncak arus balik lebaran 2026 demi memaksimalkan waktu bersama keluarga, meskipun harus menghadapi risiko keramaian di pelabuhan. Hal itu dilakukan Desi mengingat suasana Pelabuha yang dinilai tidak terlalu padat meski mulai ramai oleh para pemudik.
Apalagi, adanya ebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah dianggap cukup membantu mengurai kepadatan tahun ini.
"Karena masih kangen keluarga ya, sampai orang tua saya bawa. Walaupun di arus balik puncaknya, tapi setidaknya masih cukup ramai lancar. Kita memantau berita juga, tapi karena mungkin banyak yang WFH juga, jadi tidak sepadat seperti tahun lalu," ucap dia.
Desi mengungkapkan bahwa dirinya tidak keberatan walaupun harus menunggu kapal selama satu jam di pelabuhan pada masa puncak arus balik ini. Hal itu dilakukan demi sampai ke tujuan dengan selamat untuk memulai aktivitas pekerjaan di awal pekan.
"Tadi saya beli tiket jam 10.00, nunggu kurang lebih mungkin sejam sampai kapalnya datang. Insyaallah tidak bermasalah,” ungkap Desi.