Apa Itu Siklon Senyar yang Jadi Penyebab Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumut? Ini Penjelasan BMKG
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa Siklon Tropis Senyar menyebabkan hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumut, serta hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Sumbar dan Riau.
Selain itu, terdapat potensi angin kencang di Aceh, Sumut, Sumbar, Kep. Riau, dan Riau. Sementara itu, gelombang laut kategori sedang (1.25–2.5 m) diprediksi muncul di Selat Malaka bagian tengah, Perairan Sumatera Utara, serta Perairan Rokan Hilir. Adapun gelombang tinggi (2.5–4.0 m) diperkirakan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Aceh, serta Samudra Hindia barat Aceh hingga Nias.
BMKG terus mengikuti perkembangan atmosfer yang dipengaruhi sistem ini melalui TCWC (Tropical Cyclone Warning Center) Jakarta. Sejak masih berupa Bibit Siklon Tropis 95B, sistem Senyar sudah memperlihatkan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Selat Malaka dan wilayah sekitarnya.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menuturkan bahwa Indonesia secara geografis berada dekat garis ekuator, yang biasanya tidak mendukung terbentuknya atau dilintasi siklon tropis. Namun ia menambahkan bahwa dalam lima tahun terakhir, cukup banyak siklon yang mendekati wilayah Indonesia dan memberikan dampak yang nyata.
“Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di wilayah perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan. BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi dampak cuaca yang dapat muncul selama sistem ini bergerak di sekitar wilayah tersebut.” kata Andri.