Anies Berduka Prajurit TNI Anggota UNIFIL Gugur akibat Serangan Israel: Kami Marah!
Dia mengatakan tindakan yang dilakukan rezim Netanyahu tidak mengejutkan. Sebab, rezim Netanyahu telah berulang kali menunjukkan ketidakpeduliannya atas seruan dunia untuk menahan diri.
"Mereka mengabaikan resolusi PBB. Mereka menyerang fasilitas PBB. Mereka membunuh warga sipil, jurnalis, pekerja bantuan, dan sekarang pasukan penjaga perdamaian. Tidak ada yang kebal. Tidak ada yang aman. Sayangnya, hal ini terus berlanjut karena dunia terus membiarkannya," ujar Anies.
Anies mengaku menghargai kecaman dan ucapan belasungkawa Guterres. Namun, menurutnya, kata-kata saja tidak cukup.
Dia mendesak PBB bertindak secara konkret atas kekejaman yang dilakukan Israel. Pasalnya, kredibilitas PBB bisa dipertaruhkan jika badan dunia tidak dapat melindungi pasukan penjaga perdamaiannya sendiri.
"Kepada negara-negara di dunia, sekaranglah saatnya untuk bertindak bersama. Dorong pertanggungjawaban. Serahkan mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan internasional. Tegakkan aturan yang telah Anda sepakati untuk ditegakkan. Hukum internasional hanya sekuat kemauan negara-negara untuk mempertahankannya. Kemauan itu telah diuji berulang kali oleh rezim Netanyahu. Berkali-kali, dunia telah gagal dalam ujian tersebut," tegasnya.