Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Tak Kunjung Hadiri Sidang PN Surakarta, Kubu Roy Suryo: Ini Kan Aneh
Advertisement . Scroll to see content

Andai Prabowo dan Jokowi Berkoalisi

Kamis, 01 Agustus 2019 - 05:00:00 WIB
Andai Prabowo dan Jokowi Berkoalisi
Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Jakarta dan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.
Advertisement . Scroll to see content

Inilah risiko politik yang harus ditanggung karena Prabowo merupakan simbol gerakan Ganti Presiden 2019. Prabowo juga simbol oposisi yang diharapkan mampu memberikan perlawanan sebanding ke Jokowi. Bukan malah melebur menjadi bagian kubu yang dilawan. Loyalis Prabowo berpikir simpel, yakni butuh figur kredibel yang bisa dikapitalisasi menyalurkan hasrat perlawanan. Tekanan politiknya berbeda jika yang merapat PAN dan Demokrat. Sebab, dua parpol ini sejak awal tak terlampau agresif melawan Jokowi.

Tentu saja Prabowo terjebak dalam dilema serius. Memilih jalan oposisi untuk memuaskan selera politik pendukungnya atau putar haluan ekstrem memilih berkoalisi dengan alasan normatif membangun bangsa bersama. Satu alasan yang sebenarnya ngambang tidak logis karena sejatinya koalisi pasti berbasis power sharing . Pekerjaan rumah tak mudah yang harus segera dibenahi Prabowo menuju jalan kontestasi politik lanjutan yang sangat berliku dan mendaki.

Atau mungkin saja Prabowo meninggalkan pengikutnya yang masih galau tetap menolak berbaikan dengan Jokowi. Toh, Prabowo tetap menjadi veto player yang bisa menghitung risiko politik Gerindra ke depan. Apalagi, kecenderungan politik elektoral saat ini lebih banyak main di tikungan akhir.

Logika publik pendek untuk mengingat peristiwa politik masa lampau. Mereka masih bisa "diolah" sesaat jelang kontestasi dengan cara instan seperti sumbangan logistik, sembako, dan hal konkret lainnya.*

*Artikel ini telah tayang di Koran SINDO

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut