Analisis BMKG: Ini Penyebab Gempa Pohuwato Berkekuatan Magnitudo 6,3
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng,” katanya.
Lebih lanjut, analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki pergerakan naik atau thrust fault, yang kerap terjadi di zona subduksi aktif Indonesia bagian timur.
Gempa terasa kuat di berbagai wilayah, terutama di Pohuwato dan Toli-Toli, dengan intensitas III–IV MMI, yakni getaran yang dirasakan oleh banyak orang dalam rumah.
BMKG juga mencatat intensitas III MMI di wilayah Gorontalo, Bulungan, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Tomohon, Minahasa Selatan hingga Kutai Timur.
Di Manado dan Minahasa Utara, getaran berada pada skala II–III MMI, yang terasa seperti truk besar melintas di dekat rumah.