Ali Ngabalin Sesalkan Kisruh Diskusi di UGM: Harusnya Jadi Ruang Dialog, Bukan Tanpa Konklusi
"Kita tahu teman-teman menteri itu adalah kawan-kawan seangkatan, itu adalah teman-teman aktivis,” tuturnya.
Ngabalin menyebut, menjaga komunikasi dan dialog antara mahasiswa dan pemerintah merupakan tanggung jawab bersama demi memastikan keberlanjutan proses demokrasi yang sehat. Dia juga menilai penting untuk memberikan dukungan agar para pejabat yang kini berada di kabinet dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Paling tidak tanggung jawab kita sekarang adalah tetap harus bisa menjaga komunikasi dan dialog. Kita harus mendukung mereka untuk sukses. Sebab kalau mereka gagal itu adalah kegagalan generasi kita suka atau tidak suka seperti begitu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ngabalin menyoroti bahwa forum tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperoleh penjelasan langsung dari pemerintah, khususnya terkait kebijakan yang menjadi perhatian publik, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Saya sesalkan karena setidaknya kemarin itu mereka harus bisa mendapatkan penjelasan tentang pertama apa istilah pemborosan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang terkait dengan program MBG,” katanya.
Dia menambahkan, pemerintah juga memiliki kesempatan untuk menjelaskan berbagai kebijakan strategis, termasuk tindak lanjut atas sejumlah tuntutan masyarakat yang telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Bahwa setidaknya dia bisa menjelaskan bahwa setelah Presiden menerima 5 tuntutan dari masyarakat itu salah satu yang paling penting yang bisa mereka jelaskan itu adalah bagaimana presiden punya perhatian terhadap tata kelola MBG,” ujarnya.
Editor: Aditya Pratama