Akun Medsos Masjid Jogokariyan Diblokir, Diduga Karena Nama Hamas
“Katanya beberapa kali sudah diberi warning, jadi setiap kita unggah acara terkait tokoh Palestina, kita diingatkan,” katanya.
Jazir menambahkan, pemblokiran terjadi setelah unggahan acara bersama Husein Gaza, aktivis pro-Palestina yang sempat diundang dalam kegiatan masjid.
“Terakhir ada acara dengan Husein Gaza, pertama YouTubenya diblokir. Ada organisasi Hamas, Himpunan Anak-anak Masjid, ada unggahan Gaza, mungkin itu penyebabnya,” katanya.
Menanggapi pemblokiran ini, pengelola masjid telah mengajukan banding ke pihak platform media sosial agar akun-akun tersebut dapat dipulihkan. Di sisi lain, mereka juga sedang mempertimbangkan penggantian nama akun agar tidak kembali menjadi sasaran pemblokiran.
“Mungkin nama Hamas akan kita kasih kepanjangannya, tidak disingkat,” ucap Jazir.
Sebelumnya, pemblokiran akun Masjid Jogokariyan memicu spekulasi liar. Informasi yang beredar menyebut bahwa masjid dituding berafiliasi dengan kelompok ekstremis atau organisasi terlarang. Namun, pihak masjid menegaskan tudingan itu tidak berdasar dan hanya disebabkan kesalahan penafsiran nama.
Editor: Donald Karouw