Akmil 92 Bersinar! 2 Rekan Angkatan KSAD Maruli Simanjuntak Tembus Bintang 3
Sekadar diketahui, Adhi Makayasa atau dulu bernama Garuda Yaksa merupakan penghargaan bagi lulusan terbaik yaitu sosok yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian (mental), selama masa pendidikan akmil.
Sedangkan Tri Sakti Wiratama atau dulu dikenal sebagai Cartika Cendekia merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan intelek, namun dihitung hanya di tahun tingkat akhir pendidikan. Umumnya, penerima Adhi Makayasa adalah mereka yang juga meraih Tri Sakti Wiratama. Namun ada kalanya gelar itu didapatkan oleh sosok berbeda.
Sebagai contoh penerima Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratana yaitu Jenderal TNI (Hor) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan di angkatan 70, Jenderal TNI (Hor) (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (1973), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (1981) dan Mayor Inf (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (2000).
Pada Akmil 92, dapat disebut karier Maruli Simanjuntak paling melesat. Tentara kelahiran Bandung, 27 Februari 1970 itu menjadi orang pertama menembus pangkat bintang 2 di angkatannya, bahkan kemudian tak terhentikan untuk menjadi orang nomor satu di TNI AD.
Portofolio jenderal kopassus ini memang cemerlang. Pernah menjabat Asops Danjen Kopassus pada 2014, Maruli dipercaya menduduki posisi strategis di Korps Setia Waspada alias Paspampres. Dia diplot sebagai komandan grup A.