Akhirnya! Jenderal Hattrick Lulusan Terbaik TNI Tembus Bintang 3
Yang hebat, status lulusan terbaik itu tak hanya di Lembah Tidar. Tentara kelahiran Jakarta, 26 Februari 1972 ini juga menyabet gelar alumni terbaik Dikreg Seskoad XLVI (2008), kemudian terbaik Sesko TNI 2017 alias peraih bintang Wira Adi Nugraha.
Status jenderal hattrick lulusan terbaik Bambang hanya kalah satu setrip di bawah KSAD ke-29 Jenderal TNI (Purn) Budiman. Sampai saat ini, tentara dari kecabangan Zeni itu masih jadi satu-satunya prajurit TNI hattrick lulusan terbaik yang sukses menembus pangkat jenderal penuh (bintang empat).
Bambang mula-mula mengawali karier di pasukan perisai hidup presiden alias Paspampres sebagai Pabandya Lat Ops. Setelah itu meningkat jadi Dandenwalpri Grup A Paspampres (2009-2010).
Portofolionya di teritorial dimulai sebagai Danyonif 315/Garuda pada 2010 hingga 2011. Setelah itu dia kembali menjadi ‘prajurit kantoran’ yakni sekretaris pribadi wakil KSAD (2011-2012). Bambang kembali ke Tanah Abang II (markas Paspampres) dengan jabatan prestisius: komandan grup A.
Hanya sekitar dua tahun, pemilik Satyalencana Seroja itu dipromosikan sebagai Asops Kasdam VI/Mulawarman, kemudian Koorspri KSAD, Pamen Denma Mabesad dan akhirnya Danmentar Akmil pada 2018.