Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Publik Khawatir Hantavirus Jadi Pandemi Jilid 2, Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Ajak Para Ulama Tangani Pandemi, Wapres : Jaga Umat dari Berita Bohong Covid-19

Selasa, 13 Juli 2021 - 11:10:00 WIB
Ajak Para Ulama Tangani Pandemi, Wapres : Jaga Umat dari Berita Bohong Covid-19
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta ulama menjaga umatnya dari berita bohong Covid-19. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

"Kita ajak masyarakat untuk mematuhi, mengikuti ajakan pemerintah, termasuk juga saya minta nanti sesuai dengan ketentuan, jangan melakukan kerumunan termasuk salah satunya yaitu melakukan shalat Idul Adha baik di masjid maupun di luar masjid, sampai keadaan nanti sudah memungkinkan lagi" ujarnya. 

Terakhir, Wapres mengajak para ulama untuk menjaga umat dari berita-berita bohong (hoaks). Menurutnya, di era post truth sekarang ini banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan antara informasi yang benar dan yang tidak benar. 

"Termasuk informasi bahwasanya Covid-19 adalah konspirasi, padahal ini nyata. Oleh karena itu, saya menamakan era ini (sebagai) “istibah” yang artinya terserupakan, sehingga orang bisa keliru, bisa salah menerima kalau tidak teliti, tidak tabayyun," paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar mengatakan bahwa tugas ulama di masa pandemi ini bukan hanya menjelaskan kepada umat bahwa virus ini adalah ujian. Tapi juga menghadapi orang-orang yang menyebarkan berita-berita bohong (hoaks) yang disebutnya sebagai virus-virus fitnah di tengah masyarakat.

“Semoga pertemuan ini betul-betul membawa pencerahan dan pada akhirnya dengan upaya yang maksimal ini, Allah segera mengangkat musibah yang berat ini, dan segera anak bangsa yang tercinta ini bisa mengalami kehidupan yang normal,” doanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut