Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Sinkronisasi Fiskal-Moneter Makin Baik
Advertisement . Scroll to see content

Airlangga Buka Suara soal Trump Incar Mineral Kritis RI

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:19:00 WIB
Airlangga Buka Suara soal Trump Incar Mineral Kritis RI
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto merespons permintaan AS terkait mineal kritis Indonesia dalam perjanjian dagang. (Foto: Isra Triansyah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) meminta mineral kritis milik Indonesia dalam perundingan dagang. Merespons hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa implementasi akses sumber daya strategis ini sedang dibahas intensif.

Kesepakatan ini dijadwalkan akan ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump. Selain soal mineral, perjanjian ini juga memuat penurunan tarif resiprokal bagi Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen.

Airlangga menjelaskan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah mengambil langkah proaktif dengan menjalin komunikasi bersama otoritas ekspor-impor Amerika Serikat.

"Tentu yang critical mineral sudah ada pembicaraan Danantara dengan badan ekspornya di Amerika. Dan juga ada perusahaan Amerika yang sudah berbicara dengan perusahaan critical mineral di Indonesia. Jadi itu akses terhadap critical mineral yang disediakan oleh pemerintah," ucap Airlangga saat ditemui di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Airlangga menegaskan bahwa kerja sama mineral dengan AS sebenarnya sudah memiliki akar sejarah yang panjang. Ia mencontohkan keberadaan Freeport McMoRan yang telah beroperasi sejak 1967 sebagai penyedia tembaga (copper) utama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut