Aipda M Tersangka Kasus TPPO Jual Ginjal ke Kamboja Terancam Dipecat
JAKARTA, iNews.id - Anggota Polres Metro Bekasi, Aipda M, yang diduga terlibat kasus sindikat TPPO penjualan ginjal ke Kamboja bakal menjalani sidang etik. Dia terancam dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
"Ditentukan di sidang etik. Bisa (PTDH), pasti," ujar Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Nursyah Putra, Sabtu (29/7/2023).
Dia mengatakan, Aipda M bakal menjalani sidang etik dalam waktu dekat. Nantinya, bakal diputuskan apakah Aipda M dipecat ataukah tidak melalui sidang tersebut.
"Akan kita sidangkan sesegera mungkin. Setiap hasil penyelidikan, kita pastikan akan disidang," ujar dia.
Bertambah, Polisi Tetapkan 3 Oknum Imigrasi Bali Jadi Tersangka TPPO Ginjal Jaringan Internasional
Dia menambahkan, pihaknya selalu menyosialisasikan kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya untuk selalu menjaga citra polisi. Maka itu, dia berharap anggota Polda Metro Jaya di semua tingkatan untuk disiplin dan menjaga kode etik Polri.
"No tolerance. Pokoknya kalau sudah ada pidana pasti akan berusaha untuk pidana," katanya.
Kasus TPPO Jual Ginjal ke Kamboja, 3 Oknum Imigrasi di Bali Jadi Tersangka
Sebelumnya, penyidik telah menangkap 12 orang dalam kasus TPPO penjualan organ ginjal ke Kamboja. Dua dari 12 tersangka di antaranya merupakan oknum polisi berinisial Aipda M dan pegawai Imigrasi berinisial AH.
Aipda M yang diduga berusaha merintangi penyidikan dari Tim Gabungan Polri. Dia diduga menginstruksikan sindikat untuk menghilangkan barang bukti, seperti menyuruh tersangka membuang handphone dan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas.