9 Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia dan Dunia, Lengkap Ciri-Cirinya
Ditemukan di Tanjung Harapan pada tahun 1924. Jenis kerangkanya seperti seorang anak yang berusia sekitar 5-6 tahun. Cirinya adalah memiliki tinggi sekitar 1,5 m, volume otak 450-600 cc, memiliki tubuh yang ramping, bentuk kaki menunjukkan sudah berjalan tegap, Australopithecus jantan lebih besar dalam ukuran tubuh 20-40 persen lebih tinggi, 30-40 persen lebih berat dari perempuan.
Jenis manusia purba dari golongan Australopithecus ini adalah yang ditemukan di Indonesia. Meganthropus Palaeojavanicus (manusia raksasa dari Pulau Jawa) pertama kali ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah pada 1941. Fosil itu dinamai mega karena ukurannya yang besar, paling besar dibanding fosil-fosil yang ditemukan sebelumnya.
Ciri Meganthropus Paleojavanicus adalah berbadan tegap, tonjolan tajam di belakang kepala, bertulang pipi tebal, tonjolan kening yang mencolok, tidak berdagu, otot kunyah, gigi, dan rahang besar dan kuat.
Jenis manusia purba berikutnya adalah jenis homo, perubahan mendasar pada jenis manusia purba ini adalah kemampuannya berjalan tegap. Fosil homo diyakini para ahli sebagai peralihan manusia purba ke manusia modern. Berikut adalah manusia purba berjenis homo:
Jenis manusia ini ditemukan di Afrika Timur yang diperkirakan berusia 2,4 juta tahun. Peneliti menemukan bahwa fosil ini menunjukkan bentuk wajah yang tidak biasa, yaitu berbentuk datar dan panjang.