8 Pernyataan Anies usai Gagal Maju Pilkada DKI Jakarta, Takdir Tuhan hingga Bikin Partai Baru
Anies pun meminta maaf kepada warga kampung dan rakyat miskin di Kota Jakarta karena dia tidak bisa membantu merealisasikan keinginan mereka.
Anies juga menyampaikan beberapa catatan ketika mengikuti proses Pemilu 2024 dan menjelang Pilkada 2024. Menurutnya, proses yang dia jalani menunjukkan sistem demokrasi di Indonesia masih sangat ringkih.
Diketahui, Anies sebelumnya menyatakan siap menjadi calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta dan dilirik sejumlah parpol. Belakangan, dia dikabarkan akan diusung oleh PDIP. Namun kenyataannya, PDIP mendaftarkan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di KPU.
"Terbuka kenyataan bahwa sistem politik kita, demokrasi kita, masih amat ringkih," katanya.
Anies mengungkap ada usulan-usulan untuknya selama ini, termasuk supaya masuk partai atau mendirikan partai baru. Namun, Anies menilai partai yang ada saat ini sudah tersandera kekuasaan.