7 Mantan Kapolri Turun Gunung Temui Listyo Sigit Bahas Nasib Polri, Siapa Saja Mereka?
Jenderal (Purn) Roesmanhadi menjabat sebagai Kapolri sejak 29 Juni 1998 hingga 3 Januari 2000.
Sebelum menjadi Kapolri, Roesmanhadi sempat menduduki posisi sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam) Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail menjadi Kapolri setelah menggantikan Jenderal Suroyo Bimantoro.
Jabatan yang diembannya tersebut terbilang cukup singkat, yakni mulai 20 Juli 2001 hingga 3 Agustus 2001.
Setelah itu, Chaerudin Ismail digantikan oleh Dai Bachtiar.
Jenderal (Purn) Sutanto menjabat sebagai Kapolri pada 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008. Selama menjabat sebagai Kapolri, Sutanto sangat getol dalam memberantas segala bentuk perjudian dan premanisme.
Peperangan terhadap judi bahkan sudah dimulainya ketika masih menjabat sebagai Kapolda. Sutanto kemudian melanjutkan misi membersihkan perjudian di seluruh Tanah Air ketika menjabat sebagai Kapolri.
Ia bahkan mengultimatum Kapolda yang tak sanggup melaksanakan instruksinya dengan ancaman pencopotan. Tak hanya perjudian, Jenderal Pol Sutanto juga sangat tegas dalam memberantas bisnis ilegal bahan bakar, narkoba, dan terorisme.