7 Contoh Kritik Sastra Singkat, Bisa Jadi Referensi Belajar Siswa dan Mahasiswa
Dalam kisahnya, Keenan jatuh cinta dengan sahabatnya sendiri. Namun sayangnya Keenan terjebak dalam Friendzone. Novel ini sangat mudah dipahami karena menggunakan gaya bahasa yang ringan.
35 Contoh Ucapan Selamat Menikah Islami yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Hujan adalah novel yang ditulis oleh Tere Liye pada tahun 2016. Tere Liye merupakan salah satu penulis Indonesia yang sudah banyak menerbitkan buku.
Pada novel yang berjudul Hujan Karangan, bercerita tentang Lail seorang yatim piatu yang sangat suka dengan hujan. Pada saat hujan, Lail menulis gambaran masa depan dimana teknologi sudah lebih canggih. Karya sastra ini menceritakan kehidupan di masa depan. Namun sayangnya alur cerita pada novel ini terkesan sangat lambat.
Contoh Kritik Sastra, Kamu Harus Simak!
Pada cerpen ini pengarang bebas mengatakan kondisi tertentu dengan imajinasi yang penulis punya. Dengan cerpen ini, penulis berharap agar para pembaca bisa menghargai usaha yang sudah dilakukan oleh diri sendiri dan harus selalu mengapresiasi diri sendiri dari segala bentuk pencapaian yang sudah dilakukan.
Pada cerpen Carmen, penulis bisa memproyeksikan pengalam hidupnya dengan baik, sehingga pembaca ikut memahami dan pesan dapat tersampaikan dengan baik.
Novel "Pulang" karya Tere Liye (2015), gaya bahasa yang digunakan dapat terlalu deskriptif. Kritikus berpendapat bahwa kelebihan deskripsi mungkin menghambat alur cerita dan membingungkan pembaca.
Selain itu, atmosfer cerita terkadang dinilai terlalu dramatis, yang dapat mengurangi keaslian dan keberimbangan emosional dalam narasi.
Penyampaian tema sejarah dalam novel "Bumi Manusia" karya Pramoedya Ananta Toer (1980) terkadang dinilai terlalu padat dan kompleks. Beberapa aspek sejarah mungkin butuh penyajian yang lebih sederhana agar mudah dipahami oleh pembaca.
Meskipun dihargai sebagai karya monumental, Penjelasan lebih rinci pada beberapa konteks sejarah bisa memberikan kejelasan yang lebih baik.
Pengembangan karakter dalam novel "Laskar Pelangi" karya Andrea Hirata (2005) dianggap tidak merata. Beberapa karakter utama mungkin mendapatkan eksplorasi yang cukup, tetapi karakter-karakter pendukung tampak kurang mendalam.
Menyoroti bahwa pemberian ruang yang lebih besar pada karakter pendukung bisa memperkaya dan meresapi pembaca lebih dalam dalam dunia novel ini.
Demikian ulasan mengenai contoh kritik sastra singkat. Semoga bermanfaat!
Editor: Komaruddin Bagja