7 Cerita Dongeng Pendek, Cocok Dibacakan kepada Anak Sebelum Tidur
Ia pun kembali pada semut yang menunggu bangau dan keheranan dengan sikap bangau yang hanya berputar-putar.
“Maafkan aku semut, aku tidak bisa menemukan apapun untuk membuat sarangmu. Namun, karena aku sudah berbuat salah, kau dapat tinggal di rumahku dan aku akan bekerja keras mencarikan makanan untukmu selama musim hujan.”
Sejak saat itu bangau belajar dari semut untuk selalu bekerja keras dan membagi waktu antara menari dan bekerja.
Seekor beruang kecil hidup di hutan dalam kondisi berbeda dengan beruang kebanyakan, ia terlahir dengan tubuh yang tidak sempurna.
Beruang kebanyakan memiliki dua tangan untuk mencakar dan dua kaki. Sementara anak beruang yang satu ini tidak memiliki telapak tangan, sehingga ia tidak bisa mencakar apa pun.
Sejak lahir hingga usianya menginjak remaja, beruang kecil selalu bersama ibunya. Ia selalu menerima ejekan dari beruang lain ataupun hewan hutan yang lain.